- Pemkab Tegal gandeng KPID Jateng dorong transparansi APBD 2026.
- Lembaga penyiaran lokal jadi pilar edukasi dan keterbukaan anggaran.
- Tujuannya agar masyarakat bisa pantau langsung arah pembangunan daerah.
SLAWI, Infonelur.com – Pemkab Tegal bersama KPID Jawa Tengah tegaskan pentingnya kolaborasi dengan lembaga penyiaran lokal.
Kolaborasi ini untuk mendorong keterbukaan informasi publik. Khususnya terkait pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2026.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda diskusi interaktif. Agenda ini membahas penguatan peran radio dan televisi lokal dalam mengawal kebijakan penganggaran.
Melalui keterbukaan informasi, masyarakat diharapkan dapat memantau langsung arah kebijakan pembangunan. Alokasi anggaran yang berorientasi pada kesejahteraan warga Kabupaten Tegal.
Lembaga Penyiaran Lokal Sebagai Pilar Transparansi
KPID Jawa Tengah menekankan bahwa lembaga penyiaran lokal memiliki keunggulan. Baik LPPL maupun radio dan TV swasta punya kedekatan emosional dengan warga.
Jangkauan geografisnya juga efektif untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pedesaan. Ini modal penting untuk transparansi.
Sinergi antara Pemkab Tegal dan lembaga penyiaran diharapkan tidak sekadar jadi sarana publikasi. Melainkan juga wahana edukasi publik terkait akuntabilitas anggaran daerah.
Beberapa peran strategisnya adalah mengedukasi masyarakat mengenai alokasi dan prioritas program pembangunan APBD 2026.
Menyediakan ruang aspirasi serta umpan balik dari publik terhadap pelayanan pemerintah. Dan memastikan konten penyiaran tetap sehat, independen, dan berimbang sesuai pedoman standar penyiaran.
Komitmen Bersama Mewujudkan Tata Kelola Terbuka
Pemkab Tegal menyambut positif penguatan sinergi bersama KPID Jateng ini. Kehadiran informasi yang tepat dan akurat dinilai sangat penting.
Informasi yang akurat mampu mencegah simpang siur informasi di tengah masyarakat. Sekaligus meningkatkan partisipasi aktif publik dalam pembangunan.
"Transparansi anggaran bukan hanya pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan komitmen utama dalam memberikan akses informasi yang jujur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat."
Dengan sinergi ini, Pemkab Tegal berharap tata kelola APBD 2026 semakin terbuka. Masyarakat bisa ikut mengawal dan merasakan langsung manfaat pembangunan.***