Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengertian dan Mekanisme Kerja Short Selling, Aturan Terbaru BEI Berlaku 1 Oktober 2026

Jadi Gini Lur!

    Ilustrasi mekanisme kerja short selling saham turun di Bursa Efek Indonesia
    Ilustrasi mekanisme short selling, strategi cuan saat harga saham turun yang kembali berlaku di BEI mulai 1 Oktober 2026 - Foto ilustrasi
    • Short selling adalah strategi cuan saat saham turun, dengan cara pinjam saham, jual tinggi, beli kembali saat turun, kembalikan ke sekuritas.
    • Risiko tinggi: kerugian tanpa batas jika saham naik, biaya pinjaman harian, hanya untuk saham likuid dan rekening khusus.
    • Aturan terbaru BEI: berlaku bertahap mulai 15 September 2026 efektif 1 Oktober 2026, 5 saham awal ASII, BBCA, BRPT, BUMI, INDF, modal minimal Rp50 juta.

    JAKARTA, Infonelur.com – Pengertian dan mekanisme kerja short selling adalah strategi investasi yang memungkinkan investor untuk mendapatkan keuntungan saat harga saham mengalami penurunan.

    Berbeda dengan cara biasa buy low sell high, short selling bekerja dengan membalikkan urutan jual dulu baru beli kembali saat harga turun.

    Strategi ini kembali menjadi perhatian setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan kembali mekanisme perdagangan short selling secara bertahap mulai 15 September 2026 dan efektif 1 Oktober 2026.

    Pengertian dan Mekanisme Kerja Short Selling

    Short selling adalah strategi investasi yang memungkinkan investor untuk mendapatkan keuntungan saat harga saham mengalami penurunan.

    Berbeda dengan cara biasa di mana investor membeli saham terlebih dahulu lalu menjualnya ketika harga naik, short selling bekerja dengan cara membalikkan urutan tersebut.

    Untuk memahaminya, berikut adalah langkah-langkah dasar dalam transaksi ini:

    - meminjam saham dari perusahaan sekuritas atau pialang,

    - menjual di pasar terbuka pada harga saat itu,

    - membeli kembali atau covering setelah harga turun,

    - dan mengembalikan pinjaman.

    Selisih harga antara saat dijual tinggi dan dibeli kembali rendah menjadi keuntungan bagi investor.

    Sebagai ilustrasi, misalnya Anda meminjam saham XYZ dari pialang dan menjualnya di harga Rp 1.000 per lembar.

    Jika harga saham XYZ turun menjadi Rp 700, Anda bisa membeli kembali saham tersebut.

    Selisih Rp 300 per lembar adalah keuntungan yang Anda peroleh.

    Risiko dan Syarat Utama Short Selling

    Meskipun menjanjikan keuntungan saat pasar sedang bearish, short selling memiliki risiko yang sangat tinggi dan tidak cocok untuk pemula.

    Kerugian tanpa batas menjadi risiko utama. Secara teori, harga saham bisa naik tanpa batas.

    Jika harga saham terus naik saat Anda short, kerugian yang Anda alami juga akan terus bertambah.

    Biaya pinjaman juga harus diperhitungkan. Meminjam saham tidak gratis.

    Anda akan dikenakan biaya pinjaman atau lending fee yang dihitung harian dan terakumulasi selama posisi short masih terbuka.

    Syarat khusus di Indonesia, transaksi ini hanya bisa dilakukan pada saham-saham tertentu yang memenuhi kriteria likuiditas.

    Investor juga harus membuka rekening khusus dan menandatangani perjanjian pinjam-meminjam efek dengan perusahaan sekuritas.

    Aturan Terbaru Short Selling di BEI Berlaku 1 Oktober 2026

    Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi memberlakukan kembali mekanisme perdagangan short selling secara bertahap mulai 15 September 2026.

    Kebijakan ini mulai berlaku efektif pada 1 Oktober 2026 dengan beberapa ketentuan.

    Daftar saham awal, pada tahap awal hanya ada lima saham yang dapat ditransaksikan, yaitu ASII, BBCA, BRPT, BUMI, dan INDF.

    Kelima saham ini dipilih karena memenuhi kriteria likuiditas BEI.

    Sekuritas pengampu, fasilitas ini baru disediakan oleh dua Anggota Bursa (AB) pada tahap awal, yakni Semesta Indovest Sekuritas dan Ajaib Sekuritas.

    Investor wajib memiliki modal awal atau jaminan minimal Rp50 juta.

    Kriteria investor, investor harus memiliki rekening reguler sekurang-kurangnya selama 6 bulan sebelum bisa menggunakan skema ini.

    Karena risikonya yang sangat besar, sangat penting untuk selalu memantau pergerakan pasar secara ketat jika Anda mencoba strategi ini.

    Ikuti terus update aturan short selling BEI dan daftar saham terbaru hanya di infonelur.com.

    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersial tanpa seizin redaksi.
    Bagikan:
      Link berhasil disalin!