- Masyarakat Batang kini bisa menukarkan uang rusak di outlet Pegadaian terdekat tanpa harus ke Kantor BI Tegal.
- Fisik Rupiah yang rusak minimal masih utuh dua per tiga (2/3) agar dapat diganti dengan uang layak edar.
- Kerjasama BI Tegal dan Pegadaian Limpung menjadi proyek percontohan perluasan layanan kas daerah.
BATANG, Infonelur.com – Momen membahagiakan dirasakan warga Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Kini masyarakat tak perlu lagi jauh-jauh menempuh perjalanan dua jam ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Tegal hanya untuk menukarkan uang Rupiah yang rusak.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh Sa’adah (57), pedagang lokal yang bertahun-tahun menyimpan tumpukan uang lusuh dan rusak di laci mejanya.
Cukup melangkah ke kantor Pegadaian Limpung, tumpukan Rupiah lapuk miliknya senilai Rp124 ribu langsung diganti dengan uang baru layak edar.
BI Tegal Kaget Lihat Kondisi Uang Lusuh Warga
Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal, Bimala, yang meninjau langsung proses penukaran pada Selasa (29/9/2026) mengaku terkejut melihat fisik uang yang diserahkan warga.
"Kaget juga ya, uangnya karena kok lusuh sekali... Bayangkan total uang ibu tadi rusaknya hanya Rp120 ribu, bagaimana kalau dia harus menukarkan ke Bank Indonesia di Tegal yang jaraknya dua jam dari sini," ungkap Bimala.
Selain melayani penukaran Rupiah rusak akibat lapuk atau dimakan rayap, outlet kemitraan ini juga melayani penukaran uang pecahan besar ke pecahan kecil.
BI menegaskan tidak ada batasan nominal minimal untuk transaksi penukaran ini.
Syarat Keutuhan Fisik 2/3 dan Evaluasi Pilot Project
Meski mempermudah akses warga, BI tetap menerapkan kriteria ketat untuk pengujian keaslian fisik Rupiah.
Persyaratan utamanya adalah kondisi fisik uang minimal masih tersisa dua per tiga utuh.
Penilaian ketat ini penting guna menghindari penipuan serta menyulitkan peredaran uang rusak di tengah pasar transaksi masyarakat.
Pemilihan Pegadaian Limpung sebagai titik percontohan (pilot project) dilakukan karena infrastrukturnya yang lengkap serta posisinya sebagai simpul pusat ekonomi warga.
Jika hasil evaluasi proyek percontohan ini bagus, BI Tegal berencana memperluas layanan kas serupa ke outlet Pegadaian di kecamatan lainnya.
Pantau terus perkembangan berita ekonomi daerah, layanan publik, dan info lainnya hanya di Infonelur.com!***