Infone Lur
Iklan / Sponsor
[ Slot Iklan Header Top Leaderboard (728x90 / Mobile 320x100) ]
Beranda / Margono Djodjohadikusumo

Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo Subianto diusulkan jadi pahlawan nasional

IL
Redaksi Infone Lur Agustus 18, 2026
Iklan Artikel
[ Slot Iklan Artikel - Atas Paragraf ]

 

INFONELUR.COM - Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto, menjadi salah satu tokoh asal Jawa Tengah (Jateng) yang diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Namun, pengusulan tokoh asal Banyumas itu masih menghadapi persoalan karena pihak keluarga Prabowo disebut belum bersedia mengajukannya sebagai pahlawan nasional.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah (Jateng) Imam Maskur mengatakan, Margono merupakan satu dari dua tokoh yang diajukan Jateng kepada pemerintah pusat.

"Ya tahun ini ada dua nama yang diusulkan sebagai pahlawan nasional, yaitu Kiai Sholeh Darat dan Margono Djojohadikusumo, mbahnya Pak Prabowo," kata Imam, dilansir dari TribunJateng, Minggu (16/8/2026).

"Keluarga presiden belum mau diajukan," tambahnya.

Menurut Imam, Margono Djojohadikusumo diajukan bersama KH Sholeh Darat dari Kota Semarang.

KH Sholeh Darat adalah ulama yang berperan dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa.

Imam menyampaikan, pengajuan calon pahlawan nasional menjadi agenda tahunan yang biasanya berkaitan dengan peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November.

Kedua nama yang diusulkan Jateng masih menjalani tahapan di tingkat pemerintah pusat setelah masing-masing diajukan kelompok masyarakat dari daerah asalnya.

Meski pihak keluarga belum memberikan lampu hijau terkait pengusulan Margono sebagai pahlawan nasional, proses pengajuan tetap berjalan.

Pemprov Jateng telah melakukan kajian terhadap kedua tokoh sebelum nama mereka disampaikan kepada pemerintah pusat.

Kajian itu dilakukan tim bentukan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Hasil kajian menyatakan Margono dan KH Sholeh Darat layak diajukan sebagai calon pahlawan nasional.

Keputusan akhir mengenai pemberian gelar pahlawan nasional kini berada pada tahapan penilaian pemerintah pusat.

"Pengkajian dari daerah lalu kami usulkan ke pusat," jelas Imam.

Sebelumnya, pengusulan Margono sebagai Pahlawan Nasional juga pernah dilakukan pada 2025.

Yayasan Merah Putih Peduli menyinggung sosok Raden Mas Margono Djojohadikusumo sebagai calon pahlawan nasional dalam "Seminar Nasional dan Bedah Buku" yang berlangsung di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, pada Sabtu (15/2/2025).

Iklan / Sponsor
[ Slot Iklan Bawah Artikel / Responsive Display ]
Bagikan:
Link berhasil disalin!
Iklan
[ Slot Iklan Sticky Footer Mobile 320x50 ]