Qodari sebut nominal upah kupas bawang Rp700 ribu/kg adalah salah baca dari Rp700/kg. Ia sebut kekeliruan pidato berdurasi panjang murni hal manusiawi.
JAKARTA, INFONELUR.COM – M. Qodari, memberikan klarifikasi terkait kehebohan nominal upah pengupas bawang Ibu Susanah yang sempat disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
Qodari menegaskan bahwa kekeliruan tersebut murni karena salah baca saat pidato berlangsung.
Ia menjelaskan bahwa angka yang tertulis dalam naskah teks pidato sebenarnya adalah Rp700 per kilogram, bukan Rp700 ribu per kilogram.
"Itu salah baca saja. Di teksnya sebetulnya Rp700 per kg. Nggak mungkin dong segitu dan nggak masuk akal juga," ujar Qodari.
Qodari meminta publik untuk mengerti sisi manusiawi dalam penyampaian pidato yang berdurasi panjang.
Menurutnya, potensi terjadinya kekeliruan atau slip of the tongue sangat wajar terjadi ketika seseorang berpidato hingga berjam-jam.
"Itu murni sisi manusiawi, pasti ada kesalahan. Saya kira siapapun yang berpidato 2 sampai 3 jam pasti ada selip lah," pungkasnya.***