Infone Lur
Iklan / Sponsor
[ Slot Iklan Header Top Leaderboard (728x90 / Mobile 320x100) ]
Beranda / BBM Subsidi

Siap-siap pembatasan Pertalite, cara cek desil pakai NIK: Begini langkahnya

IL
Redaksi Infone Lur Agustus 13, 2026
Iklan Artikel
[ Slot Iklan Artikel - Atas Paragraf ]

Infonelur - Pemerintah tengah menyiapkan skema pembatasan Pertalite bagi masyarakat dari kelompok ekonomi atas atau desil 9 dan 10. Kelompok tersebut berpotensi tidak lagi menikmati subsidi Pertalite dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Masyarakat dapat mengecek kelompok kesejahteraan keluarga berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara daring. Pengecekan ini dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

DTSEN merupakan data terpadu yang memuat informasi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam perencanaan, evaluasi, serta penyaluran program bantuan agar lebih tepat sasaran.

Salah satu informasi yang dapat diketahui masyarakat melalui layanan Cek Bansos adalah desil kesejahteraan. Desil membagi keluarga ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Cara Cek Desil DTSEN

Berikut tata cara mengecek desil DTSEN:

  1. Buka laman resmi DTSEN Kemensos.
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
  3. Masukkan kode verifikasi yang tersedia.
  4. Klik tombol "CARI DATA".

Sistem akan menampilkan informasi berdasarkan data yang tersedia, termasuk informasi mengenai desil kesejahteraan apabila data pengguna telah tercatat.

Apa Arti Desil 1 hingga 10?

Pembagian desil digunakan untuk menggambarkan posisi tingkat kesejahteraan keluarga.

  • Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
  • Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 3: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 4: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 5: kelompok 10 persen di tengah.
  • Desil 6: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 7: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 8: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 9: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tinggi.
  • Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

 Dengan demikian, desil 9 dan 10 mencakup sekitar 20 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi dalam pengelompokan tersebut.

Data DTSEN dapat diperbarui sehingga hasil desil seseorang dapat berubah mengikuti pemutakhiran data. Karena itu, masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data yang tercatat dapat mengajukan pemutakhiran melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.

Apa Itu DTSEN?

DTSEN merupakan sistem data terpadu yang menggabungkan berbagai sumber data sosial dan ekonomi. Data tersebut antara lain berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Sosial, serta sumber data sosial dan ekonomi lainnya.

Pemerintah menggunakan DTSEN untuk memperoleh gambaran kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh. Dengan data yang lebih terpadu, kebijakan pemerintah, termasuk program perlindungan sosial, diharapkan dapat diberikan kepada kelompok yang sesuai.

Masyarakat juga diimbau memastikan data kependudukan yang digunakan dalam pengecekan sesuai dengan dokumen resmi. Informasi yang diberikan dalam pendataan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Iklan / Sponsor
[ Slot Iklan Bawah Artikel / Responsive Display ]
Link berhasil disalin!
Iklan
[ Slot Iklan Sticky Footer Mobile 320x50 ]